MILAGROS Vs EDEMA PARU | MILAGROS BEKASI | WA 081327570786

Air Milagros Untuk Penyakit Edema Paru

Edema paru adalah suatu keadaan yang ditandai dengan gejala susah bernafas yang diakibatkan terjadinya penumpukan cairan di dalam kantong paru-paru (alveoli). Kondisi ini dapat terjadi tiba-tiba maupun berkembang dalam jangka waktu lama.

Pada kasus penyakit edema paru kronis yang bersifat jangka panjang, sesak napas akan lebih terasa pada saat penderita sedang melakukan aktivitas fisik. Penderita biasanya merasa kelelahan dengan suara napas tersumbat yang khas (mengi). Jika badan dibaringkan, sesak napas akan menjadi-jadi. Di sisi lain, bila tubuh kondisi duduk, gejala tersebut biasanya akan sedikit berkurang.

Seseorang yang menderita edema paru kronis dapat mengalami peningkatan berat badan yang tidak hanya disebabkan oleh penumpukan cairan di dalam paru-paru saja, melainkan juga di kaki. Penyakit Edema paru kronis bisa menurunkan kwalitas tidur, sebab sering kali si penderita terbangun di malam hari karena dampak dari sesak napas tersebut.

Jenis edema paru yang kedua adalah edema paru akut yang bersifat jangka pendek. Pada kondisi ini, gejala sesak napas menyerang secara tiba-tiba hingga menyebabkan penderitanya seakan-akan merasa tercekik atau tenggelam. Mereka akan terlihat cemas atau ketakutan dengan mulut megap-megap karena berusaha keras mendapatkan oksigen. Selain dari pada itu, detak jantung si penderita akan mengalami palpitasi atau peningkatan detak jantung secara tidak teratur dan disertai batuk berdahak yang berbusa atau bercampur darah. Apabila edema paru akut ini terjadi akibat penyakit jantung, maka gejala nyeri dada juga bisa turut dirasakan.

Selain edema paru kronis dan akut, ada juga edema paru yang terjadi ketika berada di atas permukaan tinggi. Kondisi ini biasa dialami oleh kalangan pendaki gunung dengan ketinggian lebih dari 2.400 meter. Sama hal nya seperti penyakit edema akut, si penderita edema paru akibat ketinggian juga biasanya akan merasakan ketidaknyamanan pada bagian dada, detak jantung yang meningkat secara tidak teratur, dan mengalami batuk-batuk disertai dahak yang berbusa atau bercampur darah. Sakit kepala, kelelahan, dan berkeringat juga dapat menyertai.

Penyebab Edema Paru
Ada beberapa macam penyebab edema paru. Akan tetapi, penyakit seperti ini bisa terjadi terhadap orang yang menderita gangguan otot jantung (kardiomiopati), hypertensi, gangguan katup jantung, dan penyakit jantung koroner akibat ventrikel kiri yang tak mampu memompa darah yang berasal dari paru-paru dalam jumlah yang cukup sehingga tekanan di dalam atrium kiri, pembuluh darah, serta kapiler paru-paru bisa menjadi meningkat.
Peningkatan tekanan ini kemudian menyebabkan terdorongnya cairan melalui dinding kapiler ke dalam alveoli.

Selain akibat masalah yang berkaitan dengan jantung, edema paru juga bisa disebabkan oleh beberapa kondisi atau faktor lainnya, seperti:
- Asap rokok
- Berada di ketinggian di atas 2.400 meter
- Tenggelam
- Paparan racun
- Efek samping obat
- Masalah pada sistem saraf
- Sindrom gangguan pernapasan akut
- Infeksi virus
- Emboli paru
- Cedera pada paru-paru

Diagnosis Edema Paru
Selain melakukan pemeriksaan fisik, upaya mencocokkan gejala yang ada atau mengkaji riwayat kesehatan terhadap pasien yang memiliki masalah pada jantung, perlu juga menjalani sejumlah metode pemeriksaan tertentu yang mungkin dilakukan oleh dokter, di antaranya:

- Pemeriksaan di dada dengan menggunakan X-ray untuk melihat penyebab sesak napas dan memastikan bahwa pasien benar-benar mengalami edema paru.
- Tes darah untuk mengukur kadar oksigen dan karbon dioksida di dalam darah, mengukur kadar hormon B-type Natriuretik Peptide, serta melihat fungsi tiroid dan ginjal.
-  Pulse oximetry berguna untuk mengukur kadar oksigen yang ada di dalam darah dengan menempatkan sensor di telinga dan jari.
-  Ekokardiogram untuk mengetahui adanya aktivitas yang tidak normal di dalam jantung.
-  Elektrokardiogram fungsinya untuk melihat adanya tanda-tanda serangan jantung dan masalah pada detak jantung.
-  Kateterisasi jantung untuk mengetahui penyebab edema paru yang disertai gejala nyeri dada atau bila penyebab edema paru tidak ditemukan melalui ekokardiogram.
-  Kateterisasi arteri paru untuk mengukur tekanan di dalam kapiler paru-paru.

Pengobatan Edema Paru
Jika Anda melihat seseorang mengalami serangan edema paru akut dengan gejala berupa sesak napas yang terasa tiba-tiba, napas terengah-engah disertai mengi, batuk yang disertai dengan dahak berbusa atau bercampur darah, kulit menjadi berwarna biru, serta lelah, pusing, dan mengeluarkan banyak keringat akibat tekanan darah yang turun, segera bawa ke rumah sakit atau hubungi ambulans. Penyakit Edema paru akut jika tidak segera ditangani, maka akan berpotensi mengakibatkan kematian bagi penderitanya.

Lakukan hal yang sama pada kasus edema paru kronis dan edema paru akibat ketinggian apabila gejala-gejalanya memburuk dengan sangat cepat.

Sebagai penanganan pertama pada penyakit edema paru, biasanya dokter akan memberikan oksigen kepada si penderita. Selain itu, pemberian obat golongan morfin mungkin juga bisa dilakukan untuk membantu meredakan gejala sesak napas dan panik.

Untuk mengurangi jumlah tekanan pada paru-paru dan jantung karena penumpukan cairan, dapat dilakukan dengan memberian nitrogliserin dan diuretik (misalnya furosemid). Selain itu, nitroprusside mungkin juga akan diberikan guna mengurangi tekanan yang terjadi pada ventrikel kiri jantung dan memperlebar pembuluh darah.

Apabila diuretik dirasa belum mampu mengatasi penumpukan cairan, maka metode penyedotan cairan dari paru-paru melalui tenggorokan dengan selang atau bahkan prosedur operasi untuk membuang cairan bisa dilakukan.

Pada kasus edema paru yang terjadi di atas ketinggian, selain pemberian oksigen dan tindakan evakuasi ke ketinggian yang lebih rendah, kita juga bisa memberikan nifedipine pada penderita sebagai pengobatan pertama guna membantu mengurangi tekanan di dalam arteri paru-paru dan meringankan kondisinya. Selain untuk obat sakit edema paru, nifedipine juga dapat dikonsumsi untuk mencegah kondisi ini sebelum mendaki. Konsultasikanlah terlebih dahulu dengan dokter perihal dosis dan aturan pakai nifedipine jika akan dipakai sebagai obat pencegah edema paru meskipun biasanya obat ini diminum sehari sebelum pendakian.

Pencegahan Edema Paru
Agar terhindar dari edema paru, praktikkan gaya hidup sehat dalam keseharian Anda dengan berolahraga sebanyak 30 menit tiap hari dan mengonsumsi makanan sehat. Makanan sehat yang dimaksud dapat berupa sayur-sayuran, buah-buahan, makanan rendah lemak, rendah gula, dan rendah garam agar berat badan, tingkat kolesterol, dan tekanan darah Anda selalu berada di batas aman. Selain itu, jauhi asap rokok, batasi asupan minuman keras, dan hindari stres. (Sumber: alodokter.com)

Fungsi Milagros untuk kasus sesak napas gara-gara kelebihan
cairan, apakah itu bronkitis atau pneumonia, Milagros bisa sebagai
Diuretik Alami. Bisa untuk menarik cairan yang berlebihan di dalam tubuh lalu di Ekskresi atau dibuang lewat urine. By: dr Usman Sp An @Health Seminar Milagros Semarang, 20 November 2016 Quest Hotel Semarang.

Info Manfaat Produk dan Pemesanan:
JAMIL
HP/WA 081327570786
Add FB: www.facebook.com/jamil354

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "MILAGROS Vs EDEMA PARU | MILAGROS BEKASI | WA 081327570786"

Posting Komentar