Dampak Buruk Mendengarkan Musik dengan Headset

Dampak Buruk Mendengarkan Musik dengan HeadsetMungkin anda sering mendengarkan music melaui headshet? Terkadang mendengarkan music menggunakan hedshet akan mengundang dampak buruk yang sering terjadi. Namun sayangnya hingga kini masih banyak orang yang melakukan kebiasaan tersebut. Padahal sudah jelas-jelas memiliki bahaya tersendiri jika dilakukan secara terus menerus.

Dampak Buruk Mendengarkan Musik dengan Headset


Sebagian dari anda mungkin akan merasa tidak nyaman jika mendengarkan music tanpa headshet. Kebiasaan buruk mendegarkan music dengan headshet akan berpengaruh pada organ telinga. Karena itulah, menghindari kebiasaan buruk tersebut mesti dilakukan agar tidak terjadi hal-hal tertentu. Inilah dampak buruk mendengarkan music dengan headshet. 

Inilah Dampak Buruk Mendengarkan Musik dengan Headshet


1.Kerusakan Otak
Taukah anda jika gelombang elektromagnetik akibat earphone atau headset ini diduga berpengaruh terhadap listrik otak. Hal ini telah dibuktikan akan  gelombang elektromagnetik berpengaruh pada listrik otak pada tikus. Hanya saja hingga kini belum diketahui seberapa besar efek dari gelombang elektromagnetik itu pada otak manusia. Menurut penelitian mengungkapkan bahwa gelombang elektromagnetik yang dihasilkan oleh headset tersebut secara berlebihan akan menyebabkan gangguan pada bagian kelistrikan saraf otak. Pasalnya saraf akan menerima litsrik yang lebih besar dari pada biasanya. Dari situlah, mengapa terjadi kerusakan sistem saraf otak. Kerusakan pada otak lebih sering terjadi pada anak-anak muda, terutama anak-anak kecil yang menggunakan headset. 


Cara Mengobati Orang yang Terkena Cuci Otak

 
2. Ambang Pendengaran
Mendengarkan music melalui earphone atau headset dapat mempengaruhi ambang pendengaran manusia. Apalagi jika dilakukan dengan volume keras dan dalam jangka waktu lama. Secara perlahan efek tersebut akan mengarah pada gangguan pendengaran secara permanen. Jadi, anda harus menggunakan earphone atau headset ini sesuai kebutuhan saja, jangan berlebih. Mengenai tingkat suara, biasanya suara tingkat ringan untuk dewasa berada antara 25 hingga 40 desibel, sedangkan anak-anak 20 hingga 40 desibel. 

3. Kerusakan Permanen pada Telinga
Dampak buruk selanjutnya ketika mendengarkan musik dengan headset adalah merusak telinga secara permanen. Sebetulnya headset mampu memberikan tingkat suata dengan gelombang yang lebih besar dari pada speaker ponsel biasa, terutama  pada saat ditempelkan di bagian telinga. Dimana gelombang suara yang terlalu besar inilah yang dapat menimbulkan  kerusakan secara permanen pada bagian telinga. Ditambah lagi, adanya  reseptor suara dalam organ telinga. Kerusakan ini ditandai dengan telinga berdengung dan bisa jadi mengeluarkan darah.

4. Kehilangan Pendengaran di Usia 20-an
Penelitian menunjukkan bahwa efek penggunaan earphone atau headset yang berlebih ini memang tidak akan langsung terasa. Kerusakan akibat penggunaan headset atau earphone tersebut timbul secara bertahap, umumnya efek akan mulai terasa di umur 20 an.  Apabila setiap harinya headset tersebut digunakan untuk mendengarkan musik, maka besarnya volume suara tersebut akan menyebabkan pendengaran menjadi terganggu. Pasalnya H organ telinga terlalu sering mendapatkan reseptor suara yang keras, sehingga terlalu terbiasa mendengarkan suara yang keras dan menyebabkan suara yang kecil kurang terdengar. Akibatnya munculan gangguan pendengaran.

Itu dia Dampak Buruk Mendengarkan Musik dengan Headshet. Semoga ulasan tadi bermanfaat bagi anda semua, terutama untuk anak muda.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Dampak Buruk Mendengarkan Musik dengan Headset"

Posting Komentar