Mengenal Lebih Jauh Oligohidramnios, Penyebab Utama Persalinan Prematur

Penyebab Utama Persalinan Prematur - Pada kehamilan normal, kelahiran akan terjadi pada minggu ke empat puluh. Sementara kelahiran prematur merupakan kelahiran yang terjadi pada tiga, empat, lima atau enam minggu lebih sebelum di minggu ke empat puluh. Itu artinya kehamilan terjadi di usia kandungan kurang dari 37 minggu atau bisa lebih awal. 

Penyebab Utama Persalinan Prematur


Kebanyakan bayi yang dilahirkan secara prematur memiliki gangguan kesehatan baik pada organ paru – paru, jantung, sistem imun atau yang lainnya. Hal ini karena di usia – usia terakhir kehamilan terjadi proses pembentukan organ untuk mencapai kesempurnaan ketika dilahirkan dan bayi yang mengalami kelahiran prematur tidak mengalami hal tersebut. Karena itu banyak bayi prematur kurang sehat. Salah satu hal yang menjadi penyebab persalinan prematur adalah oligohidramnios. Mari mengenal lebih jauh tentang oligohidramnios tersebut yang menjadi penyebab kelahiran premature.

Mengenal Oligohidramnios Penyebab Kelahiran Prematur

Oligohidramnios merupakan suatu kondisi yang terjadi ketika cairan ketuban berada pada kadar yang terlalu rendah dan dapat menjadi salah satu aspek penyebab gangguan ketika persalinan dan juga kondisi ini dapat berdampak pada resiko kematian bayi setelah dilahirkan. Cairan ketuban dalam rahim sebenarnya memang berperan sangat penting dalam memberikan perlindungan kepada bayi dari infeksi, guncangan serta membantu menjaga suhu didalam rahim. Oligohidramnios merupakan suatu kondisi ketika cairan ketuban berada pada kadar yang terlalu rendah dengan indikasi :


  • Indeks cairan ketuban yang menunjukkan kadar cairan kurang dari 5 cm pada akhir trimester kedua.
  • Ketika usia kehamilan mencapai 32 – 36 minggu jumlah cairan ketuban kurang dari 500 ml. 

Ada banyak hal yang menjadi pemicu mengapa Oligohidramnios terjadi. Kelainan bawaan pada janin. Bocornya kantung ketuban, persalinan yang lewat dari tanggal perkiraan, ketuban pecah dini, diabetes, preeklampsia, hipertensi, hipoksia kronis dan juga dehidrasi menjadi salah satu pemicunya. Oligohidramnios pada ibu hamil dapat terjadi kapan saja. Akan tetapi memang kebanyakan kondisi Oligohidramnios pada ibu hamil terjadi pada trimester ketiga kehamilan. Selain itu orang yang mengandung lebih dari satu anak atau mengandung bayi kembar juga memiliki resiko yang besar untuk mengalami Oligohidramnios. 

Baca juga: Milagros Untuk Ibu Hamil ➠  Milagros Untuk Ibu Hamil

Jika seorang ibu hamil memang sudah terdeteksi mengalami Oligohidramnios, resiko keguguran pada kehamilan yang dialami akan meningkat. Kurang lebih sekitar 80 sampai dengan 90 persen kehamilan dengan kondisi Oligohidramnios telah dilaporkan menyebabkan kehamilan tersebut gugur akibat cacat bawaan pada janin. Jika kondisi ini baru terdiagnosa ketika menjelang trimester akhir kehamilan tentu resiko bayi mengalami kelahiran prematur dan kemungkinan harus dilahirkan dengan operasi caesar akan jauh lebih tinggi.

Itulah bunda hal – hal yang perlu Anda tahu tentang Oligohidramnios. Jaga kesehatan rahim Anda dengan mencukupi asupan nutrisi dan kontrol selalu dengan dokter kandungan terkait.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Mengenal Lebih Jauh Oligohidramnios, Penyebab Utama Persalinan Prematur"

Posting Komentar