Penyebab dan Cara Mengatasi Jantung Berdebar Saat Hamil

Penyebab dan Cara Mengatasi Jantung Berdebar Saat Hamil

Semakin lama dan semakin bertambahnya usia kehamilan, kebutuhan akan suplai darah janin untuk membentuk organ tubuh yang sempurna memang sangat dibutuhkan. Akibatnya ibu akan mengalami kondisi kurang darah pada masa – masa tersebut. Sering pusing akan dirasakan. Selain itu, beberapa ibu hamil juga kerap mengalami masalah jantung berdebar. 

Penyebab dan Cara Mengatasi Jantung Berdebar Saat Hamil

Utamanya ketika usia kehamilan sudah menginjak bulan ke enam sampai dengan bulan ke sembilan, jantung berdebar akan semakin sering dirasakan. Sebenarnya ada beberapa hal yang menjadi penyebabnya. Berikut apa saja penyebab jantung berdebar saat hamil dan cara mengatasinya. 

Baca juga: Milagros Untuk Program Hamil ➠  Milagros Untuk Program Hamil

Penyebab Jantung Berdebar Saat Hamil dan Cara Mengatasinya

Progesteron

Hormon progesteron pada ibu hamil memiliki salah satu mekanisme yang akan berpengaruh pada jantung. Ketika ibu sedang hamil, diketahui bahwa kadar hormon tubuh akan berbeda jika dibandingkan ibu yang sedang tidak hamil. Salah satu efek dari progesteron sendiri terhadap jantung adalah membuat jantung bekerja lebih cepat dan menghasilkan detakan atau denyut jantung yang jauh lebih kuat. Hal ini juga diduga merupakan suatu mekanisme agar darah dapat diedarkan atau dipompa sampai dapat sampai menuju bagian uterus atau rahim bahkan hal ini diduga terjadi sebelum tubuh mengalami pertambahan volume darah ketika hamil.

Kadar hemoglobin yang rendah

Ketika seorang wanita sedang hamil biasanya akan mengalami penurunan mengonsumsi zat besi. Padahal zat besi merupakan suatu zat yang sangat dibutuhkan dalam rangka pembentukan Hb. Akibat dari kurangnya mengonsumsi zat besi maka Hb menjadi rendah dan jantung berusaha memenuhi kebutuhan sel serta oksigen dengan memanfaatkan jumlah Hb yang ada. 

Baca juga: Khasiat Milagros Untuk Kesuburan ➠ Khasiat Milagros Untuk Kesuburan
Hb yang ada tersebut kemudian akan mengikat oksigen dan diedarkan seadanya ke seluruh tubuh dengan proses yang cepat. Kecepatan peredaran oksigen yang diangkut oleh Hb tersebut bertujuan untuk memenuhi kebutuhan sel. Karenanya agar menghasilkan suatu aliran darah yang cepat dibutuhkan juga frekuensi jantung untuk memompa lebih cepat sehingga ibu hamil terkadang merasakan jantung yang berdebar – debar kencang.

Kekurangan volume darah

Akibat dari kekurangan volume darah, kebutuhan sel akan nutrisi dan oksigen tidak dapat dipenuhi. Hal ini karena kekurangan darah menjadi penyebab pengangkutan nutrisi dan oksigen yang juga berkurang. Dalam rangka mengantisipasi kekurangan volume darah, jantung perlu melakukan kerja yang lebih kuat dan jauh lebih berat agar nantinya peredaran darah atau sirkulasi darah dapat berjalan lebih cepat dalam mengedarkan dan memenuhi kebutuhan sel. Jika Anda mengalami kondisi jantung yang berdebar ketika hamil, beberapa langkah yang dapat Anda lakukan diantaranya :

Baca juga: Milagros Untuk Bayi  Milagros Untuk Bayi
  • Rutinlah ke dokter kandungan selama kehamilan untuk melakukan pemeriksaan antenatal.
  • Jangan lupa untuk beristirahat dan hindari aktivitas yang berat.
  • Pantau kenaikan berat badan Anda ketika hamil. Segera atasi jika kenaikan berat badan terlalu tinggi karena dapat memberikan beban atau tekanan tambahan pada jantung Anda.
  • Kelola stres dengan baik.
  • Hindari rokok dan konsumsi alkohol, kafein serta hindari obat – obatan terlarang.
  • Minum obat sesuai anjuran dan resep dokter.
Itulah penyebab dan cara mengatasi jantung berdebar saat hamil yang sangat disarankan untuk Anda tahu. Hindari penyebabnya dan lakukan penanganan jika jantung berdebar terjadi pada diri Anda.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Penyebab dan Cara Mengatasi Jantung Berdebar Saat Hamil"

Posting Komentar